May 13, 2026
23

Beredar klaim di media sosial bahwa Menteri ESDM mengumumkan kenaikan harga BBM sebesar 10 persen per 1 April 2026. Informasi tersebut tidak tepat.

Katanya

Sebuah postingan di Facebook menyebutkan bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengimbau masyarakat bahwa harga BBM akan naik sebesar 10 persen mulai 1 April 2026. Kenaikan tersebut dikaitkan dengan isu kapal Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz, serta narasi bahwa Iran tidak mengizinkan kapal sekutu Amerika Serikat melintas, termasuk Indonesia yang disebut sebagai “mata-mata Israel”.

Faktanya

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, Bahlil tidak pernah mengumumkan kenaikan harga BBM sebesar 10 persen. Ia hanya menanggapi isu terkait potensi kenaikan harga BBM non-subsidi per 1 April 2026.

Dalam konferensi pers daring dari Seoul, Korea Selatan, pada 31 Maret 2026, Bahlil menegaskan bahwa tidak ada penyesuaian harga BBM subsidi. Harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa narasi kenaikan harga BBM yang beredar di media sosial tidak sesuai dengan keterangan resmi pemerintah.

Klaim bahwa Menteri ESDM mengumumkan kenaikan harga BBM sebesar 10 persen per 1 April 2026 tidak benar. Informasi yang beredar merupakan penyalahartian dari pernyataan resmi yang hanya membahas isu, bukan kebijakan.

Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa informasi dari sumber resmi pemerintah dan media tepercaya sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

Referensi:
https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/04/02/100100282/-klarifikasi-tidak-benar-bahlil-umumkan-harga-bbm-naik-10-persen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *