Beredar kabar di media sosial yang menyebut tabung Elpiji 3 Kg ditarik dari peredaran. Informasi tersebut dipastikan tidak benar.
Klaim
Beredar video di TikTok yang mengabarkan bahwa tabung Elpiji 3 Kg atau gas melon hijau akan ditarik dari peredaran, khususnya menjelang awal puasa 2026. Narasi dalam video tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat karena seolah-olah terdapat kebijakan baru pemerintah terkait distribusi gas bersubsidi.
Faktanya
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa tidak ada kebijakan penarikan tabung Elpiji 3 Kg dari peredaran. Seluruh tabung yang beredar telah memenuhi standar keselamatan sesuai ketentuan pemerintah dan Standar Nasional Indonesia (SNI), serta diawasi secara berkala. Penarikan hanya dilakukan apabila ditemukan tabung yang tidak memenuhi standar keselamatan. Klarifikasi tersebut disampaikan dalam pernyataannya kepada Liputan6.com.
Selain itu, informasi yang beredar diketahui merupakan konten bercanda atau parodi. Namun, apabila tidak disimak secara utuh, isi pesan dapat menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Kabar mengenai penarikan tabung Elpiji 3 Kg dari peredaran menjelang awal puasa 2026 tidak benar. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa informasi melalui kanal resmi perusahaan maupun media kredibel sebelum mempercayai dan menyebarkannya.
Referensi
