KATANYA:
Video jalan rusak parah disebut sebagai dampak gempa susulan M 5,8 di Pulau Flores, NTT..

Unggahan di Facebook mengklaim terjadi longsor Gunung Api Anak Ranaka yang mengarah ke permukiman.
FAKTANYA:
Video tersebut bukan rekaman dampak gempa di Flores.

Hasil penelusuran Mafindo menemukan video serupa merupakan dokumentasi jalan nasional Kiaradua–Simpenan–Bagbagan di Kabupaten Sukabumi yang terputus akibat pergeseran tanah dan longsor pada Desember 2025. Sementara itu, BMKG memang mencatat 13.156 gempa susulan di Flores, dengan magnitudo terbesar 6,2, tetapi video tersebut tidak berkaitan dengan kejadian di Flores.
Sumber: TurnBackHoax, Pikiran Rakyat, Info Jawa Barat, BMKG, Kompas.com
