KATANYA:
“Bank Indonesia (BI) siap mencetak uang baru untuk membiayai program Asta Cita Presiden Prabowo.”

Beredar unggahan di Facebook yang menyebut BI akan mencetak uang baru sebagai strategi pemerintah untuk menjalankan berbagai program ekonomi rakyat.
FAKTANYA:
BI menegaskan skema pembiayaan program pemerintah melalui burden sharing bukan berarti mencetak uang baru.

Penelusuran TurnBackHoax menemukan pemberitaan Kompas.com dan CNN Indonesia yang menjelaskan bahwa BI bersama pemerintah menerapkan skema burden sharing untuk mendukung sejumlah program prioritas, seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, perumahan rakyat, dan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Namun, BI memastikan skema tersebut tidak dilakukan dengan mencetak uang baru untuk membiayai program-program pemerintah.
Foto yang digunakan dalam unggahan juga bukan dokumentasi terkait kebijakan tersebut. Hasil penelusuran Google Lens menunjukkan foto berasal dari dokumentasi Pertemuan Tahunan BI 2024 yang dimuat di situs resmi Sekretariat Negara pada Desember 2024.
Sumber: TurnBackHoax, Kompas.com, CNN Indonesia, dan Sekretariat Negara RI.
