KATANYA:
Beredar video yang memperlihatkan Prabowo Subianto dalam sebuah pertemuan yang dinarasikan sebagai pertemuan dengan “9 Naga”. Video tersebut disertai rekaman suara yang mengklaim Prabowo menyatakan bahwa Indonesia harus menjadi negara yang bodoh, pelayan, dan kacung.

FAKTANYA:
Faktanya, klaim tersebut salah. Audio dalam video yang beredar bukan merupakan suara asli dari pertemuan yang ditampilkan.

Setelah ditelusuri, rekaman suara tersebut berasal dari cuplikan wawancara Prabowo bersama jurnalis Alfito Deannova dalam program Satu Jam Lebih Dekat Bersama Prabowo di tvOne yang tayang pada 15 September 2014.
Dalam wawancara tersebut, Prabowo sedang membahas pandangannya mengenai adanya kepentingan asing yang ingin Indonesia tetap berada dalam posisi sebagai pasar dan sumber bahan baku. Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia tidak seharusnya dipertahankan dalam posisi sebagai pelayan atau kacung negara lain.
Pernyataan tersebut kemudian dipotong dan digunakan sebagai audio dalam video lain, sehingga menimbulkan kesan seolah-olah Prabowo mengucapkan pernyataan tersebut dalam pertemuan yang ditampilkan.
Sumber: Kompas.com, tvOne
