Beredar klaim di media sosial bahwa Menteri HAM menyatakan kematian prajurit TNI di Lebanon bukan isu HAM. Klaim tersebut tidak benar.
Katanya
Sebuah postingan di Facebook menyebutkan bahwa Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, menyatakan bahwa kematian prajurit TNI akibat serangan Israel di Lebanon merupakan risiko perang dan tidak memiliki kaitan dengan isu HAM.
Faktanya
Berdasarkan penelusuran Kompas.com, tidak ditemukan pernyataan tersebut pada akun resmi Kementerian HAM maupun dalam pemberitaan media arus utama seperti Detik.com dan Tempo.co.
Natalius Pigai juga telah memberikan klarifikasi bahwa pernyataan tersebut adalah hoaks. Ia menegaskan, “Hoaks! Saya tegaskan ini bukan pernyataan saya. Siapa pun yang memproduksi ini dan menyebarkan berita bohong bertentangan dengan hukum.” Selain itu, nama Pigai diketahui kerap dicatut dalam berbagai narasi palsu yang beredar di media sosial.
Klaim bahwa Natalius Pigai menyebut kematian prajurit TNI di Lebanon bukan masalah HAM tidak benar. Informasi tersebut merupakan pencatutan nama pejabat untuk menyebarkan narasi menyesatkan.
Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi pernyataan pejabat melalui kanal resmi dan tidak mudah percaya pada unggahan yang tidak memiliki sumber jelas.
